Search

Showing posts with label android. Show all posts
Showing posts with label android. Show all posts

Wednesday, October 5, 2016

[MICROCONTROLLER][ARDUINO][TUTORIAL] Kontrol Arduino menggunakan BLYNK (via USB serial)

Mengontrol arduino via handphone (android /iOS) sepertinya sih keren ya. Tapi susah gak sih? Mesti develop aplikasi di android/iOS secara khusus? Cara komunikasinya pake apa? Lama dong?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu pasti terlintas. Tak jarang, keraguan yang akhirnya juga dapat menjadi motif urungnya melanjutkan niatan diatas.
Dengan menggunakan BLYNK yang menyediakan dashboard berisi bermacam-macam widget, hal itu tidak lagi jadi masalah, bahkan tidak sampe 1 menit (seperti iklan video-nya), kita sudah dapat mengontrol Arduino via handphone (android/iOS).

Untuk kali ini, saya akan mencoba mengontrol arduino saya dengan rangkaian yang saya buat di artikel saya sebelumnya.

KEBUTUHAN PERANGKAT
  • Lihat kebutuhan perangkat di artikel ini
  • handphone (android/iOS). Saya menggunakan handphone android (Nexus 5).
  • koneksi internet dari laptop/komputer akan kita pakai
SIRKUIT
Menggunakan sirkuit yang ada di artikel ini.

LANGKAH-LANGKAH
  • Install BLYNK di handphone. Download BLYNK (android/iOS). Buat account di BLYNK atau login dengan account facebook.
  • Setelah berhasil login, buat proyek baru di BLYNK dan tambahkan widget Button dan Value. Silakan tambahkan widget lainnya sesuai kebutuhan. Yang perlu diingat adalah BLYNK free-version menyediakan sejumlah saldo nilai energi, dimana 1 widget seharga nilai energi tertentu. Klo saldo nilai energi ini, habis atau tidak mencukupi, maka kita tidak akan bisa menambahkan widget ke proyek. Jangan lupa mengirimkan AUTH TOKEN (yg ada di kotak merah) ke e-mail anda. AUTH TOKEN ini nantinya diperlukan untuk dimasukkan ke kode program ARDUINO-nya sebagai pengenal proyek ini.
BLYNK: Project Settings
BLYNK: Project Settings

BLYNK: Project view

BLYNK: Widgets

BLYNK: Widget Button Settings

BLYNK: Widget Value Display Settings

BLYNK juga sudah menyediakan in-app purchase untuk tambahan sejumlah nilai energi tertentu dengan harga tertentu.


  • Download BLYNK library. Saya menggunakan library yang ini.
  • Ekstrak file .zip dan copy-paste-kan semua folder ke folder {instalasi arduino}/libraries.
  • Masukkan AUTH TOKEN ke kode arduino (lihat di bagian kode di bawah)
  • Upload kode ke Arduino
  • Buka console windows, dan pindah ke folder {instalasi arduino}/libraries/Blynk/scripts
  • edit file blynk-ser.bat. Ubah nilai serial COM. Sesuaikan dengan nomor port serial Arduino Anda. Untuk kasus saya, COM8 adalah port serial Arduino saya.
  • Jalankan file blynk-ser.bat
  • Dan kini, Andapun sudah dapat mengontrol LED di Arduino dan menampilkan jarak yang dideteksi ULTRASONIC SENSOR secara online-realtime.
KODE
Berikut kode yang saya pakai:
#include <SoftwareSerial.h>
SoftwareSerial DebugSerial(2, 3); // RX, TX

#define BLYNK_PRINT DebugSerial
#include <BlynkSimpleStream.h>
#include <SimpleTimer.h>
#include <NewPing.h>

#define TRIGGER_PIN  12  // Arduino pin tied to trigger pin on the ultrasonic sensor.
#define ECHO_PIN     11  // Arduino pin tied to echo pin on the ultrasonic sensor.
#define MAX_DISTANCE 200 // Maximum distance we want to ping for (in centimeters). Maximum sensor distance is rated at 400-500cm.

int distance = 0;
SimpleTimer timer;

NewPing sonar(TRIGGER_PIN, ECHO_PIN, MAX_DISTANCE); // NewPing setup of pins and maximum distance.

// You should get Auth Token in the Blynk App.
// Go to the Project Settings (nut icon).
char auth[] = "AUTH_TOKEN_PROYEK_ANDA";

void myTimerEvent()
{
  // You can send any value at any time.
  // Please don't send more that 10 values per second.
  distance = sonar.ping_cm();
  Blynk.virtualWrite(V1, distance);
  Blynk.virtualWrite(V2, distance);
  Blynk.virtualWrite(V3, distance);
}

void setup()
{
  // Debug console
  DebugSerial.begin(9600);

  // Blynk will work through Serial
  Serial.begin(9600);
  Blynk.begin(auth, Serial);
  
  // Setup a function to be called every second
  timer.setInterval(1000L, myTimerEvent);
}

void loop()
{
  Blynk.run();
  timer.run(); // Initiates SimpleTimer
}

TIPS: masukkan AUTH TOKEN proyek Anda menggantikan teks AUTH_TOKEN_PROYEK_ANDA.
VIDEO
Berikut video hasil tutorial ini.


REFERENSI

Selamat mencoba!

Tuesday, April 26, 2016

[GADGET][TV BOX] Jika Anda tidak puas dengan tayangan program USeeTV, instal Kodi+Add-Ons (Android TV BOX)

Jika Anda pelanggan INDIHOME triple-play, sudah bisa menikmati tayangan USeeTV dengan paket basic (info paket USeeTV bisa dilihat disini). Untuk paket basic, channel-channel yang menayangkan film terbaru dan TV series terbaru, sangat terbatas kecuali menambah paket add-on-nya.
Dengan perkembangan dan kemurahan hati dunia open-source saat ini, sudah tersedia banyak aplikasi media center yang dapat diinstal sebagai aplikasi tambahan untuk dapat menikmati tayangan-tayangan fim dan TV series gratis dari internet melalui streaming. Dengan speed 10Mbps, sudah sangat cukup melakukan streaming hingga kualitas Full HD. Bandingkan dengan USeeTV yang konon hanya perlu 2 Mbps untuk melakukan streaming tayangannya. Konon kabarnya juga, layanan USeeTV tidak menggunakan bandwidth yang kita sewa tsb. Jadi artinya 10Mbps masih utuh. Klo hanya dipake untuk browsing2 sesekali waktu, rasanya masih sayang, kurang optimal.
Gak perlu kuatir dengan FUP yang diterapkan per 1 Februari 2016. Kuota 300GB (ini pun hanya kuota untuk full-speed yang disewa koq) udah sangat mewah buat penggunaan harian rumahan. Rata2 pemakaian saya serumah, g nyampe 50GB sebulan (info penggunaan kuota paket internet INDIHOME dapat dilihat disini). Itupun udah dipake untuk streaming-streaming layanan dari internet menggunakan Android TV BOX maupun perangkat lainnya.
Menyinggung Android TV BOX, silakan dibaca artikel saya disini.
Klopun Anda tidak memiliki Android TV BOX, bagi pemilik laptop/komputer maupun tablet Android bisa menginstal aplikasi KODI sebagai media center. Dan display-nya bisa di-output-kan juga ke TV baik via kabel HDMI/RCA, maupun secara wireless jika TV Anda sudah mendukung wireless display (screencast). Untuk instalasi dan penggunaan KODI, silakan mengunjungi situsnya.

Contoh capture pemakaian internet INDIHOME:



Semoga bermanfaat.

Monday, April 25, 2016

[GADGET][ENTERTAINMENT] Jadikan TV Lama Anda menjadi SmartTV

Seiring perkembangan teknologi, OS Android telah mengubah banyak hal terutama di bidang mobile devices. Tak luput pula di bidang hiburan (home entertainment), perkembangan TV BOX yang makin murah dengan adanya OS gratis ini.
Dengan TV BOX ber-OS Android, Anda bisa menjadikan TV lama Anda menjadi SmartTV tanpa harus membeli the real Smart TV yang harganya masih tergolong sangat mahal. IMHO, jadi tidak terlalu smart klo dibandingkan dengan fitur yang ditawarkan oleh sebuah Android TV BOX. Terbukti SmartTV yang saya milikipun, pada akhirnya dipasangi sebuah Android TV BOX (MX64) untuk menikmati tayangan streaming film gratis (SD, HD bahkan UHD) dari internet dan fungsi-fungsi lainnya dimana masih sangat terbatas pada fitur bawaan SmartTV-nya sendiri.
Bahkan aplikasi-aplikasi yang sudah Anda beli, dapat diinstal dan berjalan baik di Android TV menggunakan account Google Playstore yang sama dengan yang Anda gunakan di smartphone Android Anda tanpa harus membeli ulang. Jika menemui kesulitan untuk menginstal aplikasi berbayar yang sudah Anda beli, dapat melakukan remote install via web browser dengan mengunjungi https://play.google.com/store.

Berikut beberapa Android TV BOX yang saya gunakan di rumah:

MXPRO
Reviewnya dapat dilihat di YouTube.

MX64
Reviewnya dapat dilihat di YouTube.

i68G

Reviewnya dapat dilihat di YouTube.

Selamat bersenang-senang.

Wednesday, February 15, 2012

[ANDROID] How To Take Screenshot without Rooting?

ASAL MUASAL
Pada dasarnya, mengambil screenshot di Android phone tidak bisa dikarenakan perlu akses root terhadap sistem, sedangkan akses default Android phone adalah non-root demi alasan keamanaan.

IDE
Screenshot dilakukan via komputer yang terhubung dengan Android phone yang hendak di-capture.

Berikut ada 3 hal utama yang diperlukan untuk mewujudkan hal tsb:
  • Android SDK ( http://developer.android.com/sdk/index.html )
  • JAVA SE ( http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html )
  • ashot ( http://sourceforge.net/projects/ashot/ )
Ketiganya diinstall di komputer yang terhubung dengan Android phone via kabel USB.

Selamat mencoba.

Untuk contoh screenshot yang lebih lengkap dapat dilihat di: http://www.facebook.com/album.php?aid=48793&id=1679297822&l=18e39b91f2

Click here for original post.