Search

Sunday, July 29, 2012

Tarawih bersama pertama di BCV

Bandung City View atau yg lebih dikenal dengan nama BCV, adalah sebuah kompleks perumahan ideal dengan suasana komplek yg asri dan sesuai dg namanya dg view Kota Bandung (downtown). kn lokasinya yg agak tinggi (utara), lebih tinggi menjadikannya sangat nyaman sbg lokasi kediaman dan istirahat. Jalan kompleks yg lebar dan beraspal (sebagian paving blok), fasilitas jogging track, fasilitas air bersih 24x7 (sesekali mati krn mtce), didukung security 24x7 (plus cctv) juga playground, menjadikannya pilhan yg cukup tepat untuk investasi property. harga 1 unit rumahnya jg naik 100jt dlm 2 tahun terakhir.

Dengan berbagai fasilitas diatas, sangat disayangkan kompleks ini tidak memiliki fasilitas keagamaan spt mesjid shg warganya yg lebih dr 60% muslim, harus keluar kompleks untuk melaksanakan sholat jumat atau tarawih spt di bulan ramadhan ini.

Krn tdk ada itikad baik dr developer utk menyediakan fasilitas tsb, akhirnya warga berinisiatif utk membangun mesjid dan fasilitas serbaguna lainnya (terintegrasi) scr swadaya. langkah pertama yg ditargetkan dlm waktu dekat adlh meminta penyerahan lahan scr legal kepada panitia pembangunan masjid yg sdh dibentuk atas inisatif warga, yg dijanjikan utk pembangunan masjid (yg jg letaknya pindah2, sblmnya akhirnya dipaksa oleh warga utk menetapkan lahan seluas +/- 270m2 disamping playground). sumbangan swadaya jg sdh diinisiasi sbagai dana awal pembangunannya. janji 100jt dr developer jg sptnya omong kosong krn udh brp tahun tuh diomongin.

Untuk memupuk silaturahmi sesama warga khususnya warga muslim, maka mulai td malam dilaksanakan sholat tarawih berjamaah dg menggunakan Saung Marketing. Jg dg swadaya bbrp warga muslim sbg salah satu kegiatan hasil musyawarah warga pd pagi harinya.

Alhamdulillah, sholat tarawih berjamaah berjalan sesuai harapan dan semoga menjadi tradisi yang dpt dilaksanakan scr konsisten.


Demikian sedikit sharing dari kami sebagai salah satu warga BCV.


Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kami untuk dapat memiliki mesjid dan tempat serbaguna lainnya sbg sarana mendekatkan diri kepada-Nya. Aamiin yaa robbal aalamiin.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Thursday, June 14, 2012

[GUNPLA] RX-178 Mk-II A.E.U.G. (RG 1/144)

MECHA TECHNICAL DATA
Model number: RX-178
Code name: Gundam Mark II
Unit type: prototype general purpose mobile suit
Manufacturer: Earth Federation Forces (Titans)
Operator(s): AEUG (Anti-Earth Union Group)
First deployment: December UC 0086
Accommodation: pilot only, in panoramic monitor/linear seat cockpit in torso Dimensions: overall height 19.6 meters; head height 18.5 meters
Weight: empty 33.4 metric tons; max gross 54.1 metric tons; mass ratio 1.44 Armor materials: titanium alloy/ceramic composite
Powerplant: Minovsky type ultracompact fusion reactor, output rated at 1930 kW
Propulsion: rocket thrusters: 4 x 20300 kg; vernier thrusters/apogee motors: 10 Performance: maximum thruster acceleration 1.50 G
Equipment and design features: sensors, range 11300 meters
Fixed armaments: 2 x A*E-Br*G-Sc-L beam saber, power rated at 0.45 MW, stored in recharge racks on backpack, hand-carried in use
Optional fixed armaments: VCU-505EX-V*B/Ver.012 60mm 2-barrel vulcan pod, 1400 rounds total, mounted on head; RX*M-Sh-VT/S-001 shield, mounted on either forearm
Optional hand armaments: A*E-Br*XBR-87-C beam rifle, power rated at 2.6 MW, powered by replaceable e-pac, 2 spare e-pacs stored in shield; H-Baz-87-A*E/Ver.004 360mm hyper bazooka, clip-fed, 7 rounds per clip plus 1 round in chamber, can be stored on rear skirt armor storage rack; AE/ZIM.C-BAZ-531 clay bazooka, clip-fed, 7 rounds per clip plus 1 round in chamber, can be stored on rear skirt armor storage rack

GUNPLA
Manufacturer : Bandai (Japan)
Scale : RG (1/144)
Seller : HSN

MODIFICATION
Custom painting (thruster-chrome+red)

MODIFICATION MATERIALS AND TOOLS
Spray Paint (DITON: Chrome, Gold)
Brush (Tamiya, Luca)
Painting Clip
Box + Papers
Cutter Tang
Cutter Knife/Pen
Pencil (0.3mm)
Pencil Eraser
BB Bellagio

PICTURES


















More images can be viewed in my fb-album.

Thursday, June 7, 2012

[GUNPLA] RX-178 Mk-II Titans (RG 1/144)


MECHA TECHNICAL DATA
Model number: RX-178
Code name: Gundam Mark II
Unit type: prototype general purpose mobile suit
Manufacturer: Earth Federation Forces (Titans)
Operator(s): Titans
First deployment: December UC 0086
Accommodation: pilot only, in panoramic monitor/linear seat cockpit in torso Dimensions: overall height 19.6 meters; head height 18.5 meters
Weight: empty 33.4 metric tons; max gross 54.1 metric tons; mass ratio 1.44 Armor materials: titanium alloy/ceramic composite
Powerplant: Minovsky type ultracompact fusion reactor, output rated at 1930 kW
Propulsion: rocket thrusters: 4 x 20300 kg; vernier thrusters/apogee motors: 10 Performance: maximum thruster acceleration 1.50 G
Equipment and design features: sensors, range 11300 meters
Fixed armaments: 2 x XB-G-1048L, power rated at 0.45 MW, stored in recharge racks on backpack, hand-carried in use
Optional fixed armaments: VCU-505EX-Gry/Ver.009 60mm 2-barrel vulcan pod, 1400 rounds total, mounted on head; RX*M-Sh-VT/S-00018 shield, mounted on either forearm
Optional hand armaments: BOWA*XBR-M-86-C2 beam rifle, power rated at 2.6 MW, powered by replaceable e-pac, 2 spare e-pacs stored in shield; H-Baz-85-Gry/Ver.045 360mm hyper bazooka, clip-fed, 7 rounds per clip plus 1 round in chamber, can be stored on rear skirt armor storage rack; AE/ZIM.C-BAZ-531 clay bazooka, clip-fed, 7 rounds per clip plus 1 round in chamber, can be stored on rear skirt armor storage rack

GUNPLA
Manufacturer : Bandai (Japan)
Scale : RG (1/144)
Seller : HSN

MODIFICATION
Custom painting (thruster-chrome, hose-gold)

MODIFICATION MATERIALS AND TOOLS
Spray Paint (DITON: Chrome, Gold)
Brush (Tamiya, Luca)
Painting Clip
Box + Papers
Cutter Tang
Cutter Knife/Pen
Pencil (0.3mm)
Pencil Eraser
BB Bellagio

PICTURES





















More images can be viewed in my fb-album.

[GUNPLA] SD Unicorn (Destroy Mode)


BRIEF INFO
Super-deformed of Unicorn Gundam (destroy-mode) with hyper-bazooka and beam-rifle.

GUNPLA
Manufacturer : GD (China)
Scale : SD
Seller : Iwakiwak Sale Gundam

MODIFICATION
Custom painting (thruster, vin)
Marker Lining

MODIFICATION MATERIALS AND TOOLS
Spray Paint (DITON: Chrome, Yellow)
Brush (Tamiya, Luca)
Painting Clip
Box + Papers
Cutter Tang
Cutter Knife/Pen
Pencil (0.3mm)
Pencil Eraser
Mini Studio
CANON digicam

PICTURES



[GUNPLA] XXXG-01W Wing Gundam EW (MG 1/100)


MECHA TECHNICAL DATA
Model number: XXXG-01W
Code name: Wing Gundam
Unit type: transformable mobile suit
Manufacturer: Doctor J
Operator: Gundam Pilots
First deployment: 7 April AC 195
Accommodation: pilot only, in standard cockpit in torso
Dimensions: head height 16.3 meters
Weight: empty 7.1 metric tons; max gross weight unknown
Armor materials: gundanium alloy
Powerplant: ultracompact fusion reactor, power output rating unknown
Performance ability levels: fighting: 130; weapons: 140; speed: 150; power: 120; armor: 130
Equipment and design features: sensors, range unknown; self-destruct system
Fixed armaments: 2 x machine cannon, fire-linked, mounted in torso; 2 x vulcan gun, fire-linked, mounted in head; 2 x beam saber, stored in recharge racks in shield, hand-carried in use
Optional fixed armaments: shield, mounted on left forearm in mobile suit mode and on front of main body in Bird mode
Optional hand armaments: buster rifle, 3 shot charge, mounts on main body in Bird mode

GUNPLA
Manufacturer : Bandai (Japan)
Scale : MG (1/100)
Seller : HSN

MODIFICATION
Custom painting (thruster, pistons)
Pencil Lining

MODIFICATION MATERIALS AND TOOLS
Spray Paint (DITON: Chrome)
Brush (Tamiya, Luca)
Painting Clip
Box + Papers
Cutter Tang
Cutter Knife/Pen
Pencil (0.3mm)
Pencil Eraser
Mini Studio
CANON digicam

PICTURES






More pictures can be found my fb-album.

Tuesday, May 15, 2012

[TRIP] Kesan SINGAPORE TRIP

Dari SINGAPORE TRIP kali ini, ada beberapa hal yang bisa saya resumekan ttg SINGAPORE:
  • Mayoritas penduduknya tidak ramah, bahkan beberapa terlihat curiga (jika dibandingkan dengan Indonesia)
  • Clean (bersih). Bahkan di sekitar road/build construction sekalipun.
  • Tidak ada banjir. Sempat mengalami hujan deras, tapi genangan air hanya sesaat karena sistem drainase-nya berfungsi dengan baik.
  • Jauh dari kesan kumuh bahkan di daerah spt Little India maupun Chinatown.
  • sangat memperhatikan pejalan kaki (pedestrian) dan orang cacat. Dimana-mana ada sign spt "PEDESTRIAN USE THIS WAY", "HANDYCAPPED DRIVER", dll
  • BMW. Mayoritas perjalanan ditempuh menggunakan Bus, MRT, dan Walking. :D Mass Transport-nya sudah sangat baik dan bisa kita tiru. Bisa gak ya?
  • Senior Workers. Suatu fenomena yang sangat jarang saya temui di Indonesia bhw para senior-citizen masih aktif bekerja di tempat2 publik spt restoran, tempat wisata, walaupun  kebanyakan adalah sebagai cleaning-service dan waiter.
  • Fine City. Dimana-mana ada tanda larangan dan denda yang bakal dikenakan jika melanggar. Spitting dan Nyampah (SGD 1000) lebih tinggi dendanya dibanding Urinating (SGD 500). Tapi yg paling tinggi yang pernah saya baca  rambu/tandanya  adalah SGD 5000 yaitu di MRT karena mencet tombol kecemasan (emergency button) tanpa alasan jelas (termasuk iseng).
  • In order alias tertib. Hal ini terlihat baik utk pejalan kaki yang harus menunggu GREEN-MAN pada saat akan menyeberang jalan maupun sopir dari kendaraan pribadi yang akan berbelok. Para sopir mengutamakan para pejalan kaki yang sudah setengah jelan ketika menyeberang. Jarang sekali terdengar bunyi klakson mobil.
  • Mobilnya bagus-bagus (new cars). Pemerintah Singapura memang memberlakukan kebijakan untuk memberikan kemudahan bagi warganya untuk memiliki kendaraan baru dengan menerapkan kebijakan pajak tinggi bagi old cars. Akan tetapi bukan berari punya mobil baru tidak mahal, karena parkir dan biaya operasionalnya cukup mahal termasuk karena adanya ERP (Electronic Road Pricing). Tak heran di jalanan akan cukup sering ditemui mobil2 keren termasuk mobil sport. FYI, Singapura adalah negara terbesar ke-2 sebagai pengekspor USED CARS setelah Jepang.
  • 65% warga Singapura tidak memiliki rumah melainkan tinggal di apartemen mulai dari yang disubsidi pemerintah maupun apartemen elit-nya.
  • 3 for SGD 10 untuk kebanyakan souvenir baik yang dijual di public market spt Little India/Chinatown maupun di mall (Lucky Plaza, dll).
Ada yang punya pengalaman/pendapat lain?

Saturday, May 12, 2012

[TRIP] SG-Trip Day-5

Untuk di hari ke-5 ini sebenarnya sudah tidak ada agenda khusus karena ntar siang harus sudah kembali ke Indonesia dengan penerbangan pukul 14:25 SGT.
Diputuskan untuk ke Orchard aja sekalian makan siang dulu sebelum ke Changi.
Ke orchard, naik MRT dr Dhoby Ghaut. Berhubung cuman punya waktu maks 2 jam, karena harus checkout dari hotel dan menuju bandara, maka diputuskan untuk jalan-jalan aja di sekitar orchards.
Yang paling lama, akhirnya muter2 di lucky plaza termasuk beli souvenir tambahan dan yg paling penting adalah makan siang di Resto RIA yang menyediakan menu masakan Indonesia spt Ayam Penyet dan Pecel Lele. Cocok dah menunya sama anak2. Menurutku orchards sih biasa aja. Gak ada yang istimewa banget.
Setelah makan siang, kembali ke hotel naik bis langsung dari orchard road, turun di Penang Lane. Dilanjutkan dengan jalan kaki ke hotel. Setelah checkout dan minta memperpanjang akses lift (karena udah lebih dari jam 12:00), segera naik ke kamar untuk mengambil barang2 yang sudah di-pack pada pagi harinya.
Ke Bandaranya naik taksi supaya gak ribet dengan barang bawaan yang lumayan termasuk 1 tas isinya souvenir.

Kebetulan sopir taksinya sangat ramah dan kebetulan bisa bahasa Indonesia dikit2 (campursari) sehingga cerita dan bercanda panjang lebar selama perjalanan ke Bandara. Ongkos taksi-nya pun hanya kena SGD 18.

Checkin di counter 13 AirAsia (termasuk pre-book baggage) untuk mengetahui departure/boarding gate. Di security check awal, sudah harus diperiksa 1 tas berisi souvenir dan sempat ditanyain kenapa segitu banyaknya. Padahal juga bukan barang elektronik, tapi souvenir umum spt keychain, kaos, dll. 1 tas souvenir tsb sempat dibongkar dan dikeluarkan isinya. Saya jawab aja, keluarga dan temen banyak, jadi wajar dong bawa oleh-oleh buat mereka. Akhirnya lolos juga dan segera menuju gate D-48 (gate terjauh terminal 1). DI tengah jalan, istriku berbincang dengan petugas dari TAX REFUND. Katanya sekedar pengen tahu, itu yang dimaksud apa. Setelah memperoleh info dan ternyata tidak bisa memproses TAX REFUND yang dimaksud, lanjut menuju gate D-48.
Oh ya, refund tax yang dimaksud adalah minimal pembelian SGD 100 di satu tempat (area spt RWS), pembeli dapat meminta form TAX REFUND kepada toko atau pengelola area untuk nantinya diisi dan diserahkan ke TAX REFUND counter (Changi) sehingga kita bisa memperoleh pengembalian GST (Goods and Service Tax) yang besarnya adalah 7% yang sudah dibayar sebelumnya. Klo di Indonesia biasa kita kenal PPN/VAT (10%), tapi tidak ada istilah TAX REFUND :( .

Sesampainya di gate D-48, tidak langsung masuk tapi nunggu dulu karena masih ada sekitar 40 menit dari waktu gate closed. Anak-anak malah sempat merasakan foot-massage machine yang dapat digunakan secara gratis.

Btw, pemeriksaan di boarding gate sangat ketat dan sempat disita tang kecil (untuk memperbaiki kacamata K) yang biasa tersimpan di kotak kacamatanya. Untungnya kedua petugas cewek (India) yang bertugas, cukup ramah (tidak marah-marah). Hanya mendata barang yang disita dan diminta utk ttd.
Setelah berhasil lolos dan final check, dan tak perlu lama menunggu, akhirnya boarding ke pesawat dengan penerbangan AirAsia QZ7972 tujuan Bandung.

Perjalanan sempat mengalami turbulensi ringan walaupun sebentar dan tiba di Bandara Husein lebih awal 14 menit dari jadwal. Sayangnya nunggu bagasi 1 kopor yang lama (mungkin karena termasuk yang checkin awal).
Dari bandara ke rumah, ada TIVA yang dibawa driver.

Oh ya, selama di Singapura, anak-anak berniat untuk makan menu2 asli Indonesia karena selama di Singapura, sulitnya memperoleh makanan yang sesuai selera mereka spt bakso, gorengan, dll. Dan akhirnya memang mampir ke warung bakso MANTEP di PI, plus menikmati gorengan. Langsung dibayar kontan semua niatnya tadi X_X

Demikian, akhir cerita SINGAPORE TRIP kami kali ini. Jika ada kesempatan atau cerita lainnya yang mungkin bermanfaat buat para pembaca, juga akan kami share.